Jumat, 09 April 2010

cuma krik krik jangkrik yang menemani, cuma angin yang berbisik senyap, cuma lagu-lagu pelan harmoni yang disetel rada sembarang.

kopi segelas lagi. caffein, itu yang bakal membuatku mati. pagi-pagi yang tertinggal, siang-siang yang kepanasan, sore-sore yang sendu menyanyikan kebahagiaan dan malam-malam yang kepanjangan. aku menangis, aku mengaku airmataku menetes. tipis. aku kaburkan bersama cahaya lampu pijar di sebuah tempat makan. aku sembunyikan, bukan itu yang ingin aku bagikan. aku pendam, cuma itu yang bisa membuatku tenang. sekali bersuara, aku tidak tahan mendengarkan mulutku ini berkata sumbang.

manis bukan hanya gula dan tebu. "itu", kamu tahu dan aku tahu. saat kesalahan semua tertuju kesini, entah apalagi yang bakal aku pelajari. aku seperti bocah 8 tahun yang tidak mengerti apa-apa selain uang jajan dan jalan-jalan bersama keluarga. bersama keluarga? bukan, bersama teman saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar