Kamis, 29 April 2010

aku sudah lelah ini, dan akhirnya perutku terisi juga. bukan nasi bukan lauk, cuma kerupuk. serentet kerupuk yang murah. tapi cukup untuk porsi perutku yang jual mahal biasanya. mataku sudah berat, leher belakangku sudah kencang, daritadi malahan. berapa kali sudah aku keluar masuk kamar mandi, mencipratkan air ke mata agar ia tidak jatuh dan menghitam. aku masih bertahan. membuat skrip yang masih saja kuotak atik. mataku sudah berat, seperti yang sudah kusebutkan tadi. sudah berapa lama aku di depan sini, sudahlah. belum pagi juga.

besok entah apa lagi yang akan terjadi. apa lagi yang harus ku kerjakan. jelas, pagi akan cerah dan siang akan uring-uringan. semoga besok masih ada untukku. semoga cinta tetep berasmara di antara aku dan putri. entah kenapa, aku merindukannya, sangat merindukannya. aku ingin makan malam bersama. dan ketawaku mahal sekali tanpa putri. benar itu. tidak dibuat-buat. ternyata, aku sedikit sekali tertawa hari ini.

29 april 2010
11.00 wib

Tidak ada komentar:

Posting Komentar